Jul 07
31
Tidak Sekadar “Tidak”
Leave a comment »
- Berkata tidak, bukan berarti mengurangi kesenangan. Sesungguhnya, ia juga merupakan pintu menuju hamparan kebahagiaan yang jauh lebih luas.
- Keberanian berkata tidak harus kita mulai dari diri sendiri, karena kepedulian orang lain, punya banyak keterbatasan.
- Berkata tidak, memang tidak boleh asal berkata. Dua hal mendasar yang harus diperhatikan, pertama sesuatu yang kita tolak, harus jelas dasarnya. Kedua, cara menolaknya harus dengan baik.
- Ketegasan dalam menolak, konotasinya tidak selalu bersikap kasar
- Kata-kata ‘tidak’ bukan berarti hubungan baik dengan orang lain terputus
- Sebuah penolakan harus diiringi dengan sejumlah sikap lain, agar kita tetap bisa menciptakan suasana kondusif bagi kebenaran yang kita perjuangkan.
- Menolak itu memang tidak sekadar berkata tidak. Harus ada pengetahuan, ketrampilan, kedewasaan, dibalik keneranian yang harus muncul secara tegas.
- Dalam Islam perintah dan larangan adalah dua mata yang berdampingan.
- Kita rindu sosok-sosok Muslim, yang tegas tanpa harus menghancurkan, yang berani tanpa harus mendzolimi.
- Belajar menjadi penolak yang bijak, argumentatif, dan tetap dalam bingkai iman dan etika keshalihan





















