Apr 08
24
Syair Perubahan
Bersama kawan-kawan
Menyeret kaki sepanjang jalan
Melangkahi waktu, mengukur ruang
Menilai bumi. Mengawasi zaman
Setiap orang kami salahkan
Si itu pegawai negeri, lainnya kok rajin sembahyang
Oom anu sibuk dagang dan jual beli
Sedang pak polan bermental serdadu teladan
Orang-orang kota kami kecam
Sebab ngisap darah teri seantero negeri
Orang-orang desa kami tolol-tololkan
Kok mau saja diinjak dan disembelihi
Negara jadi rumah gadai
Para cukong menawarkan eksploitasi
Mahasiswa ngecer, tentara menggali
Dan ulama berdiri sebagai centeng rohani
Siapa bisa bilang ia bebas dari jaringan penindasan
Sejauh-jauh perjalanan hanya ketemu si penekan dan si tertekan
Namun ketika kelaparan, tak bisa kami terbang ke warung Tuhan
Maka kami mampir ke rumah salah seorang
Mohon disuguhi sekedar sepiring makan
(Emha Ainun Nadjib)





















