Nov 08
4
Memetakan Strategi ke Aksi
Penyajian Data secara visual, dari Napoleon hingga Toyota
Penyajian informasi secara visual memungkinkan Anda memetakan jalan antara visi dan aksi, melalui gambar menghubungkan strategi tingkat tinggi dan tingkat kebijakan dengan kemajuan ke arah sasaran-sasaran yang terukur.
Edward R. Tufte, yang oleh New York Time pernah dijuluki “Leonardo da Vinci-nya data”, menganggap peta berikut, yang usianya sudah berabad-abad dan digambar oleh Charles Joseph Minard, sebagai salah satu grafik statistik terbaik yang pernah dibuat. Peta ini memperlihatkan kekalahan-kekalahan Napoleon ketika menyerang Rusia pada tahun 1812. Variabelnya mencakup ukuran pasukan, lokasi, arah gerakan, suhu udara, dan waktu. Lebar pita bagian atas menunjukkan ukuran pasukan Napoleon menyusut dari 422.000 menjadi 100.000 dalam perjalanannya menyerang Rusia. Jalur mundur selama musim dingin yang menggigit diperlihatkan oleh pita warna gelap di bawah. Hanya 10.000 tentara yang pulang ke Prancis. Garis yang berada paling bawah menunjukkan perkembangan suhu udara selama ketiga bulan mundurnya pasukan.
Menurut Tufte, grafik ini memperlihatkan cerita kaya dan terpadu yang jauh lebih mencerahkan daripada angka.
Menurut legenda, para anggota Mahkamah Prancis menangis ketika diperlihatkan diagram ini.






















