May 10
18
Hari-hari Mulai “Biasa”
Test Kesegaran Jasmani, Lari 12 Menit Standar (bagian ke-5 dari 6 tulisan)
Hari ke-12 sesi pagi diisi oleh Letkol Kirjiono, asal Imogiri, Bantul. Orangnya ramah, sosok pengajar yang asyik dan suka silaturrahim. Sempat tukeran HP juga, eh nomor HP. Sebelumnya dilakukan test kesegaran jasmani, lari selama 12 menit. Aku bisa menyelesaikan 5 putaran kurang 1 tikungan. Yang jelas di depan Dyat, Dinno, Iqbal, dan trio kwek-kwek, Desy, Leni dan Nana yang hanya sekali ku-overlap. Sedangkan Rakhman meng-overlap aku 2 kali, ia mampu menyelesaikan 7 kali putaran. Setara dengan tentara pada umumnya. Hebat tenan anak ini.
Banyak manfaat yang bisa dirasakan. Rasa-rasanya sudah biasa dengan rutinitas lari, lari dan lari. Juga aneka latihan fisik lainnya. Tapi kalau ditawari jadi tentara, missal lewat jalur perwira, “Nggak deh!” Serahkan pada ahlinya.
Halang Rintang (HR)
Halangan yang ada sebanyak 20 rintangan. Semuanya menantang dan menguras fisik. Alhamdulillah, aku bisa ikut semuanya. Karena beberapa teman yang kelebihan berat badan untuk tantangan tertentu memang dibolehkan menghindari, lewat dari samping.
Halangan yang paling berkesan buatku adalah HR ke-20 yaitu rintangan berayun dengan tampar melewati 3 meter air kubangan limbah. Yang gagal tercebur dan harus bersih-bersih lagi dengan keras. Aku memang bisa melewatinya, namun 6 jari tanganku terkelupas kulit arinya. Perih! Jari-jari lainnya hanya lecet-lecet. Praktis beberapa hari tanganku kesakitan. Ternyata untuk yang bebannya berat tidak dianjurkan lari mengambil ancang-ancang dari jarak jauh, karena beban tubuhnya akan membuat gesekan di tangan dengan tali tampar semakin kuat. Dan memang teman-teman kelas berat lainnya, terutama si Iqbal mengalami hal serupa. Tangannya lecet walau tidak separah aku.
Mencukupi Gizi
Kantin senantisa penuh, terutama setelah sesi fisik, lari, HR dan lintas medan. Berbagai kelompok yang berlatih sangat banyak, kelompok kami salah satunya. Jajanan yang laris adalah Pocari Sweat, Mizone, dan makanan ringan seperti donat, marning pedas, juga mie godhog. Kegiatan siang dan pergerakan malam sangat menyita energi.
Nasehat-nasehat
Pelatih Ridwan yang ngajak ngobrol sewaktu kompas malam member banyak nasehat:
1. Ambil semua yang baik dari pelatih dan tinggalkan yang buruk
2. Hargai kalo ada yang sedang berbicara
3. Pengabdian 15 tahun, kalau di swasta tentu sudah banyak yang didapatkan, bersyukurlah kalian dan jangan disia-siakan.
4. Hati-hati di Jakarta, banyak copet

_____
Tulisan terkait “Serial Bela Negara” :
01 Bela Negara di Rindam Jaya
02 Badai Pasti Berlalu, Hari-hari awal di Rindam Jaya
03 Jaket Kulit
04 Tanggung Jawab Komandan
05 Hari-hari Mulai “Biasa”
06 Ciampea





















