Beberapa Penyakit yg Disebabkan oleh Babi

bahaya babi E pada babi 300x214 Beberapa Penyakit yg Disebabkan oleh Babiby Nanung Danar Dono on Sunday, June 26, 2011 at 2:20am.

Ada banyak sekali penyakit yang disebabkan karena mengkonsumsi daging babi dan penyakit yang dibawa oleh babi. Contoh beberapa macam penyakit tersebut adalah :

 

PENYAKIT-PENYAKIT PARASIT

1. Penyakit Trichinosis

Cacing spiral (Trichinella  spiralis) ini masuk ke tubuh manusia yang mengkon-sumsi daging babi yang tidak dimasak dengan sempurna.

Efek bagi kesehatan :

  1. Pening, mual, muntah-muntah, over-sweating, dan diare.
  2. Setelah 5 hari inkubasi, kulit wajah membengkak (edema).
  3. Setelah 10 hari inkubasi, penderita mengalami nyeri otot yang terus-menerus (intense muscular pain), sesak bernafas, sistem saraf & tekanan darah melemah.
  4. Bila berlanjut, dapat berakibat kerusakan & gagal jantung.
  5. Bila tidak segera ditolong, penderita bisa meninggal akibat komplikasi gagal jantung, gangguan nafas, dan kerusakan ginjal.

2. Penyakit cacing pita babi

Cacing pita babi (Taenia solium) ini sangat ganas karena merampok nutrien dalam saluran pencernaan manusia sehingga penderita mengalami malnourishment (kurang gizi). Efek lanjut kurang gisi ini di antaranya adalah : anemia, diare, depresi yang parah (extreme depression melancho-lia), gangguan pencernaan. Larva cacing pita babi berukuran mikroskopis sehingga dapat masuk ke dalam pembuluh dan me-rusak organ vital tubuh, seperti : otak, hati, paru-paru, dan sumsum tulang belakang.

3. Penyakit cacing gilig babi

Di antara penyakit parasit yang berbahaya dari kelompok nematoda ini adalah askariasis (Ascaris lumbricoides, dll.) dan filariasis (Wuchereria bancrofti, dll).

  • Askariasis (A. lumbricoides, giant round worm) umumnya menyerang organ dalam. Larva yang menetas masuk ke jantung bagian kanan, lalu menuju ke paru-paru. Di dalam paru-paru, parasit ini merusak pembuluh kapiler pada kantung-kantung udara (alveoli).
  • Parasist filariasis menyerang sistem limpa. Ada 3 fase penyakit ini, yaitu fase asymptomatic (tanpa gejala yang nampak), fase acute (radang), dan fase kronis (merusak/obstructive). Contoh penyakit filariasis yang sangat terkenal adalah penyakit elephantiasis (penyakit kaki gajah).

4. Penyakit cacing tambang (hook worm)

Contoh penyakit yang cukup terkenal dari parasit ini adalah Ancylostomiasis (Ancylostoma duodenale). Penderita bisa mengalami berbagai gejala, seperti : anemia, oedema, gagal jantung, gangguan pertumbuhan (gangguan mental maupun fisik), tuberculosis (TBC), diare, dll.

5. Penyakit schistosomiasis

Schistosoma japonicum adalah parasit yang paling penting dan agen utama penyebab schistosomiasis.

Gejala penyakit ini adalah : pendarahan, anemia, dan berbagai sindrome. Jika ova masuk dan menetap di otak dan sumsum tulang belakang, maka dapat berakibat kelumpuhan (paralysis), bahkan kematian.

6. Penyakit radang paru (Paragonimiasis)

Ada 30 spesies lebih trematoda (flukes) dari Genus Paragonimus yang dapat dibawa babi, 10 di antaranya dapat menginfeksi manusia. Di antara parasit yang paling terkenal dari kelompok ini adalah P. westermani dan P. pulmonaris yang menyerang paru-paru manusia. Apabila daging babi yang mengandung telur atau larva trematoda ini dikonsumsi manusia, maka telur akan menetas dan mengakibatkan peradangan kronis pada paru-paru.

7. Penyakit cacing usus (Fasciolopsiasis)

Parasit ini banyak terdapat di Asia (Asia Tengah dan Asia Tenggara). Fasciolopsis buski adalah parasit yang dikenal sebagai trematoda terbesar pada manusia, bahkan dapat mencapai ukuran panjang 7,5 cm dan lebar 2,5 cm.

Cacing ini umumnya tinggal di usus halus bagian atas, terutama di usus 12 jari (duodenum). Jika tumbuh tidak terkendali, cacing ini bisa turun ke usus halus bagian bawah dan masuk ke lambung. Diare dan oedema sering mengikuti gejala infeksi penyakit ini.

8. Penyakit cacing hati (Chlonorchiasis)

Parasit Clonorchis sinensis (the Chinese liver fluke) umumnya berada di hati dan saluran empedu (bile duct) dan kantung empedu (gall bladder/vesica felea). Cacing ini dikenal sebagai parasit cacing paling berbahaya no. 3 di seluruh dunia (endemik di Jepang, China, Taiwan, dan Asia Tenggara). Diestimasikan saat ini 30 juta manusia masih terinfeksi.

Cacing ini mengembara di saluran empedu dan memicu radang, epithelial hyperplasia (pertumbuhan sel yang berlebihan), bahkan dapat mengakibatkan kanker empedu. Cholangiocarcinoma adalah kanker saluran empedu yang berakibat empedu mengalir tak terkendali dari hati ke usus. Oleh karena cacing ini menyerang hati & empedu, maka penderitanya akan mengalami gangguan pencernaan lemak.

9. Penyakit cacing kepala bertanduk

Parasit ini dikenal sebagai the Giant Thorny-Headed Worm of swine, atau cacing babi dengan kepala bertanduk. Cacing yang menetap di usus babi ini sangat populer menginfeksi usus manusia dan anjing. Parasit ini mengakibatkan radang saluran pencernaan (enteritis), radang lambung (gastritis), atau radang peritoneum (peritonitis).

10. Penyakit balantidiasis

Parasit Balantidium coli adalah protozoa yang tinggal di sekum dan usus besar (colon) manusia, babi, tikus, dan mamalia lainnya. Jika kista (cyste) yang terdapat pada daging babi termakan manusia, maka akan tumbuh dan berkembang di asaluran pencernaan dan mengakibatkan disentri akut yang serius dan menurunnya fungsi beberapa organ vital tubuh.

danger pig2 630x Beberapa Penyakit yg Disebabkan oleh Babi

 

PENYAKIT-PENYAKIT BACTERIAL

1. Bakteri Tuberculosis (TBC)

Penyakit kronis yang menyerang paru-paru ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

2. Bakteri funduliformis.

Penyakit Fusiformis necrofurus meng-akibatkan radang pada pembuluh vena jugularis (pembuluh vena di leher) yang sangat sulit untuk disembuhkan.

3. Bakteri kolera babi Salmonella choleraesuis

(Keterangan insya Allah menyusul)

4. Paratyphoid

(Keterangan insya Allah menyusul)

5. Bakteri Brucellosis suis (Bruselosisi yg ada di babi)

Penyakit karena bakteri ini dapat berakibat sangat fatal (cacat permanen). (Keterangan insya Allah menyusul)

6. Swine Erysipelas: causing Erypelas pada manusia

 

 

PENYAKIT-PENYAKIT VIRUS

1.  Penyakit Small pox

Penyakit ini menyebabkan infeksi pada manusia.

2. Penyakit Japanese B-encepphalitis

Penyakit ini juga menyebabkan infeksi pada manusia.

3. Penyakit influenza (termasuk flu unggas/burung dan flu babi)

Babi merupakan carier sekaligus agen untuk meningkatkan virulensi penyakit-penyakit viral tertentu. Bahkan di dalam tubuh babi, beberapa virus yang ‘jinak’ bermutasi menjadi virus yang berbahaya. Penyakit influenza yang paling berbahaya yang dibawa oleh babi adalah avian influenza (AI) dan swine influenza (SI). Strain virus H1N1 yang semula tidak berbahaya telah berubah menjadi virus H1N1 atau bahkan H5N1 yang berbahaya dan menular ke manusia. Virus ini dikenal sangat mematikan dan hampir menjadi endemik di seluruh dunia.

4. Penyakit mulut dan kuku (PMK)

Penyakit PMK ini disebabkan oleh picorna virus Aphthae epizooticae. Penyakit ini banyak menyerang pada (mulut dan kuku) ruminansia (sapi, kerbau, kambing, domba, rusa, dll.) dan babi.

Apabila telah berada dan menginfeksi babi, maka virus ini dapat menular ke manusia. Gejala penyakit ini ditunjukkan dengan bibir dan rongga mulut serta kuku yang melepuh. Tingkat keparahan penyakit ini tergantung pada virulensi virus ybs.

 

PENYAKIT-PENYAKIT PROTOZOA

a. Penyakit toksoplasmosis 

Penyakit Toxoplasma gondii ini dibawa oleh hewan-hewan berdarah panas (unggas/burung, mamalia, dan manusia). Kucing dan babi termasuk jenis hewan yang paling sering membawa virus ini.

Gejala yang paling sering muncul dari penyakit ini adalah enchepalitis (radang selaput otak) yang dapat mematikan. Ibu hamil yang terinfeksi virus ini terancam dapat mengalami keguguran (spontaneous abortion) atau kematian janin di dalam rahim (intrauterine death).

 

CATATAN TAMBAHAN :

Lemak pada daging babi

Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid, penulis  buku “Rahasia Kesehatan Nabi“ menuliskan bahwa daging babi mengandung lemak yang sangat banyak, jauh lebih banyak daripada daging spesies hewan lain.

Tabel 1. Kandungan lemak daging
Jenis daging             Kandungan lemak (%)
Gemuk     Sedang     Kurus
Daging babi                  91            60            29
Daging sapi                  35            20             6
Daging domba              56            29           14

Tingginya kandungan kolesterol darah pada babi mengakibatkan orang yang biasa mengkonsumsi daging babi lebih mudah mengalami penyumbatan pada pembuluh darah (asthereosclerosis) dan kematian mendadak (sudden death).

 

Informasi lain :

  1. Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid juga menuliskan bahwa daging babi (flesh) empuk tapi sukar dicerna sehingga mengakibatkan gangguan pencernaan kronis. Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit, seperti : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris), dan radang pada sendi-sendi.
  2. Bentol-bentol (pimples), bisul (boils), dan kista (cysts) sangat sering ditemukan pada kulit manusia yang gemar menyantap daging babi.
  3. Hingga saat ini belum ada obat yang manjur untuk memusnahkan parasit dan berbagai penyakit yang ditemukan pada kulit manusia maupun saluran pencernaan dan organ dalam (sebagai akibat konsumsi daging babi tsb).

Hingga saat ini juga belum ada ahli yang berhasil menemukan metode yang efektif mampu mengeluarkan berbagai mikroba patogen (penyebab penyakit) tsb maupun memproduksi obat yang secara spesifik dipakai untuk menghilangkan penyakit tsb.Allahu a’lam bish-showwab

 

https://www.facebook.com/notes/nanung-danar-dono/beberapa-penyakit-yg-disebabkan-oleh-babi/211694975534402

Tags: ,


Fatal error: Call to undefined function smilies_clickable() in /home/zainuri/public_html/wp-content/themes/intrepidity/comments.php on line 35