Tag Archive

Miliki Amal-amal Rahasia

Published on 04/10/2010 By zainuri

Pernahkah kita menjumpai orang-orang asing yang terpuji di sisi Allah dan hidupnya begitu bahagia? Asing karena jumlah mereka pasti lebih sedikit di tengah manusia yang banyak. Sehingga karena kesedikitan jumlah meraka itu, mereka disebut dengan ghuroba, orang-orang asing. Nabi SAW bersabda, “Beruntunglah orang-orang asing.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah siapakah orang-orang asing itu?” Beliau menjawab, “Orang-orang [...]

Memburu Teri Kehilangan Kakap

Published on 03/15/2010 By hanif

Boleh jadi Anda pernah melihat Kebun Raya Bogor, atau minimal pernah mendengar tentang taman itu. Sebuah taman yang luas, dipagari besi keliling, dengan pohon-pohon tinggi dan rindang. Di dalamnya terdapat istana yang dikelilingi padang rumput hijau dengan kijang-kijang cantik yang dilepas bebas merumput di atasnya. Masih ada lagi, di dalam kebun yang beraneka pohon itu [...]

Pulang. Pulanglah ke Keluargamu

Published on 12/02/2008 By hanif

Keluarga. Itulah anugerah kehidupan. Itulah muara sesungguhnya. Itulah sebenarnya tempat kita selalu berlabuh. Pulang. Berteduh dari ketakutan, kekecewaan, kepedihan, kekeringan fisik maupun hati. Yang lebih memaklumi daripada menghujat. Lebih banyak menerima daripada menuntut. Lebih mudah memperhatikan daripada menghakimi. Semua itu kita tahu. Namun tetap saja kita kerapkali menomorsekiankan keluarga. Bermula dari apa yang kita namakan [...]

Istimewanya Wanita Islam

Published on 02/24/2008 By hanif

Kaum lelaki bilang susah jadi wanita ISLAM, lihat saja peraturan dibawah ini : Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki. Wanita menerima pusaka (warisan) kurang dari lelaki. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak. Wanita wajib [...]

Tidak Laripun Mati Akan Menjemput Kita

Published on 08/02/2007 By hanif

Tahu-tahu, eh tahu-tahu, yang dulu lecil kini sudah menjadi besar, tahu-tahu,eh tahu-tahu yang dulu masih kurus kuni telah menjadi besar, tahu-tahu, eh tahu-tahu yang duluya bayi kini sudah tua dan rambutnya beraban, hampir mati agaknya, dan sebagainya. “Tahu-tahu, eh tahu-tahu” itulah kalimat yang sering diucapkan oleh seseorang yang belum siap menerima perjalanan waktu yang dirasa [...]