(Oleh : Zainuri Hanif) Kita ini negara besar, tapi kadang-kadang kita tidak menyadari itu. Negara ini keempat terbesar di dunia, setelah China, India dan Amerika. Tiga negara yang sekarang menjadi raksasa ekonomi dunia. Indonesia punya semua persyaratan untuk menjadi negara besar yang bahkan tidak semua negara bisa memilikinya; matahari yang bersinar setiap tahun, bumi dengan [...]
Konferensi Dewan Ketahanan Pangan 2010 dilaksanakan pada tanggal 24 – 25 Mei 2010 bertempat di JCC., dihadiri oleh para Menteri KIB II, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Gubernur dari seluruh Indonesia selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan Propinsi, para Bupati/Wali Kota selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan tingkat Kabupaten/Kota, Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Badan-badan Internasional, [...]
“Control oil and you control the nations, Control food and you control the people” (Henry Kissinger) Letusan Tambora (Indonesia) yang menyebabkan suhu global turun 3 derajat Celsius, yang membuat bumi menjadi gelap, ternyata mempengaruhi sejumlah peristiwa penting di jagat ini. Setahun setelah letusan tersebut, Eropa mengalami musim dingin yang hebat. Sejumlah ahli menghubungkan ledakan hebat [...]
Setidaknya ada tiga pilar yang perlu dibangun guna mendukung sektor pertanian memiliki dampak yang positif terhadap kaum miskin sebagaimana yang diungkapkan oleh Prowse dan Chimhowu (2007) dalam studinya yang bertajuk “Making Agriculture Work for The Poor” yakni : Pertama, pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian masyarakat. Infrastruktur merupakan faktor kunci dalam mendukung program pengentasan kemiskinan [...]
Kedaulatan pangan (food sovereignty) merupakan istilah politik, kurang tepat digunakan dalam sebuah semiloka. Demikian dikatakan Deputi Menko Perekonomian Bayu Krisnamurthi saat menjadi pembicara pada semiloka nasional ”Penanganan Krisis Sumber Daya Lahan untuk Mendukung Kedaulatan Pangan dan Energi” di IPB, 22-23 Desember 2008.
Menyambut HUT ke-16, Harian Umum REPUBLIKA, 4 Januari 2009, mengumumkan anugerah Tokoh Perubahan 2008. Dengan mengambil tema produktivitas, Republika memilih lima tokoh produktif dan reformatif: Anton Apriyantono (Menteri Pertanian), Nur Hassan Wirajuda (Menteri Luar Negeri), A Riawan Amin (CEO Bank Muamalat), Seto Mulyadi (Ketua Komnas Perlindungan Anak), dan Darmin Nasution (Dirjen Pajak).